Telnet adalah protokol jaringan yang digunakan untuk mengakses komputer secara virtual dan menyediakan saluran komunikasi dua arah, kolaboratif, dan berbasis teks antara dua mesin.

Protokol ini mengikuti perintah pengguna dalam jaringan TCP/IP yang menciptakan sesi jarak jauh. Di web, HTTP dan File Transfer Protocol (FTP) memungkinkan pengguna untuk meminta file tertentu dari komputer jarak jauh. Dengan Telnet, pengguna dapat masuk sebagai pengguna reguler dengan hak istimewa yang memungkinkan mereka mengakses aplikasi dan data spesifik pada komputer tersebut.

Contoh abstrak dari sintaks untuk permintaan perintah Telnet adalah sebagai berikut:

telnet server1.domain.edu

Hasil dari permintaan ini adalah undangan untuk masuk dengan ID pengguna, dan program akan meminta kata sandi pengguna. Jika komputer menerima pengguna, itu memberikan mereka akses ke host jarak jauh.

Pengembang program dan siapa pun yang perlu menggunakan aplikasi atau data spesifik yang terletak di mesin jarak jauh lebih mungkin menggunakan Telnet.

Cara Kerja Telnet

Telnet adalah jenis protokol klien-server yang membuka baris perintah pada komputer jarak jauh, biasanya server. Pengguna dapat menggunakan alat ini untuk memeriksa apakah suatu port terbuka.

Telnet bekerja dengan emulator koneksi terminal virtual, yang merupakan instance abstrak dari koneksi ke komputer, dan menggunakan protokol standar untuk bertindak seperti terminal fisik yang terhubung ke mesin. Telnet juga kadang-kadang menggunakan FTP untuk membantu pengguna mengirim file data.

Pengguna terhubung secara jarak jauh ke mesin dengan Telnet. Ini kadang-kadang disebut sebagai Telnetting into the system. Telnet meminta pengguna untuk memasukkan nama pengguna dan kata sandi mereka untuk mengakses komputer jarak jauh, yang memungkinkan baris perintah dijalankan seolah-olah pengguna masuk ke komputer secara langsung. Alamat IP pengguna cocok dengan komputer yang mereka masuki daripada yang secara fisik digunakan untuk terhubung.

Penggunaan Telnet

Pengguna menggunakan Telnet untuk berbagai aktivitas pada server, seperti mengedit file, menjalankan berbagai program, dan memeriksa email.

Beberapa server menggunakan Telnet untuk memungkinkan koneksi jarak jauh untuk mengakses data publik dan bermain game atau melihat laporan cuaca. Fitur-fitur ini ada untuk kesenangan nostalgia atau karena mereka memiliki kompatibilitas dengan sistem lama yang membutuhkan akses ke data tertentu.

Pengguna juga dapat terhubung ke perangkat lunak apa pun yang menggunakan protokol berbasis teks yang tidak terenkripsi melalui Telnet, dari server web hingga port. Pengguna dapat membuka prompt perintah pada mesin jarak jauh, mengetik perintah telnet dan nama mesin jarak jauh atau alamat IP, dan koneksi Telnet memeriksa port untuk melihat apakah itu terbuka. Port yang terbuka menunjukkan layar kosong, sementara pesan kesalahan yang mengatakan port sedang menghubungkan berarti port ditutup.

Keamanan Telnet

Telnet tidak terenkripsi maupun aman. Karena Telnet memantau koneksi pengguna, siapa pun dapat mengakses nama pengguna, kata sandi, dan informasi pribadi lainnya yang diketik selama sesi Telnet dalam teks biasa. Pelaku jahat dapat menggunakan informasi ini untuk mendapatkan akses ke perangkat pengguna.

SSH dan Protokol Terkait

Beberapa sistem modern hanya memungkinkan koneksi baris perintah menggunakan Secure Shell (SSH), alat terenkripsi yang mirip dengan Telnet, atau melalui jaringan pribadi virtual. Karena masalah keamanan, banyak organisasi profesional mewajibkan penggunaan opsi aman, seperti SSH atau PuTTY, daripada Telnet. SSH adalah alternatif yang paling umum digunakan, terutama karena ia mengenkripsi semua lalu lintas yang melewati saluran komunikasi.

Juga, tidak seperti protokol yang lebih baru, Telnet tidak mendukung antarmuka pengguna grafis. Ini berarti Telnet tidak kompatibel dengan banyak program modern, seperti spreadsheet, browser web, dan pengolah kata. Program-program ini menjalankan antarmuka grafis yang kompleks, sehingga koneksi sesi Telnet biasanya kehilangan sejumlah besar data — terutama data visual.

Sejarah Telnet

Telnet awalnya berjalan di atas protokol Network Control Program. Itu kemudian disebut Teletype Over Network Protocol. Profesional jaringan secara informal menggunakan Telnet untuk beberapa waktu sebelum secara resmi ditetapkan pada 5 Maret 1973, dalam makalah yang diterbitkan.

Dalam bentuk awalnya, Telnet menggunakan American Standard Code for Information Interchange yang dikirimkan melalui saluran 8-bit untuk memungkinkan komputer jarak jauh berkomunikasi dengan teks dasar. Seiring waktu, beberapa ekstensi Telnet dibuat. Telnet telah ada sebagai alat untuk programmer selama beberapa dekade.

Versi pertama Telnet dibuat untuk Advanced Research Projects Agency Network, pendahulu internet modern, pada 1960-an. Itu adalah salah satu alat pertama yang dibuat untuk menghubungkan komputer secara jarak jauh dalam jarak yang jauh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *