Apa itu Kartu SIM?

Sebuah kartu SIM, atau Subscriber Identity Module, adalah sebuah smart card yang menyimpan informasi identifikasi yang menghubungkan sebuah smartphone ke jaringan seluler tertentu.

Data yang tersimpan dalam kartu SIM mencakup identitas pengguna, lokasi dan nomor telepon, data otorisasi jaringan, kunci keamanan pribadi, daftar kontak, dan pesan teks yang tersimpan. Kartu SIM memungkinkan pengguna ponsel untuk menggunakan data dan fitur yang tersedia di dalamnya.

Tanpa kartu SIM, beberapa ponsel tidak akan bisa melakukan panggilan, terhubung ke layanan internet seperti 4G LTE dan 5G, atau mengirim pesan SMS. Kartu SIM bersifat dapat dilepas dan memiliki kapasitas penyimpanan mulai dari 32 KB hingga 128 KB.

Namun, tidak semua ponsel dengan kartu SIM bekerja dengan cara yang sama. Ada dua teknologi utama yang digunakan: GSM (Global System for Mobile Communication) dan CDMA (Code Division Multiple Access). GSM adalah teknologi jaringan seluler digital yang paling umum digunakan. Operator jaringan seperti AT&T dan T-Mobile menggunakan GSM. Jika sebuah operator menggunakan GSM, pengguna dapat melepas kartu SIM mereka dari satu perangkat dan memindahkannya ke perangkat lain dengan semua data dan kontak tetap utuh. Operator jaringan masih dapat mengidentifikasi pengguna tersebut.

Ponsel yang menggunakan CDMA tidak memerlukan kartu SIM; sebagai gantinya, perangkat akan menggunakan nomor seri elektronik (ESN). Pengguna dengan ponsel ber-ESN tidak dapat berpindah perangkat semudah pengguna GSM karena mereka membutuhkan izin dari operator jaringan. Operator seperti Sprint dan Verizon menggunakan CDMA.

Meskipun operator seperti Sprint dan Verizon tidak memerlukan kartu SIM, perangkat di jaringan mereka tetap menggunakan kartu SIM karena diperlukan untuk koneksi 4G LTE.

Sebuah alat bernama pembaca kartu SIM (SIM card reader) dapat digunakan untuk mengunggah data dari kartu SIM ke komputer atau perangkat lainnya.

Jenis-jenis Kartu SIM

Kartu SIM telah mengalami perubahan ukuran seiring waktu. Berikut beberapa jenis kartu SIM:

  • SIM standar berukuran 25x15mm dan digunakan pada ponsel lama dan ponsel dasar.
  • Micro SIM berukuran 15x12mm dan lebih umum ditemukan pada ponsel dari tahun 2010-an ke atas.
  • Nano SIM berukuran 12.3×8.8mm dan digunakan pada smartphone terbaru.
  • Embedded SIM (eSIM) berukuran 6x5mm, dan sudah terpasang di dalam ponsel. eSIM diaktifkan secara jarak jauh oleh operator jaringan.

Beberapa ponsel kini mendukung dual-SIM, yang memungkinkan pengguna memiliki dua kartu SIM aktif dalam satu perangkat. Misalnya, iPhone 10s mendukung dual-SIM; satu kartu SIM dapat dilepas, sementara yang lainnya adalah eSIM. Dual-SIM berguna bagi mereka yang ingin memiliki dua nomor telepon dalam satu perangkat, misalnya satu untuk pekerjaan dan satu lagi untuk kontak pribadi.

Keuntungan Kartu SIM

Pengguna dapat dengan mudah memindahkan kartu SIM dari satu ponsel ke ponsel lainnya, dan portabilitas data ini memiliki beberapa keuntungan. Misalnya, pengguna yang membeli ponsel baru bisa memasang kartu SIM yang lama sehingga nomor telepon dan preferensi pengguna tetap sama.

Dalam situasi lain, jika baterai ponsel habis, pengguna dapat memasukkan kartu SIM ke ponsel lain untuk sementara tanpa menggunakan pulsa orang lain. Beberapa penyedia juga menawarkan kartu SIM prabayar yang memungkinkan wisatawan memiliki nomor lokal selama ponsel mereka tidak terkunci ke satu operator tertentu.

Masalah Keamanan Kartu SIM

Kartu SIM dapat menjadi target peretasan karena menyimpan informasi yang dapat digunakan untuk mengakses email, rekening bank, atau akun media sosial seseorang. Salah satu metode pemulihan kata sandi sering dikirim melalui pesan teks atau SMS. Jika seorang peretas mendapatkan akses ke informasi dalam kartu SIM, mereka bisa mentransfer data tersebut ke kartu SIM lain.

Kartu SIM memiliki kode keamanan untuk mencegahnya digunakan pada perangkat lain, sehingga pengguna bisa masuk ke pengaturan ponsel dan mengganti kode PIN kartu SIM dengan sesuatu yang lebih rumit. Fitur keamanan lainnya termasuk otentikasi dan enkripsi untuk melindungi data dan mencegah penyadapan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *