DICOM (Digital Imaging and Communications in Medicine) adalah protokol standar untuk pengelolaan dan transmisi gambar medis serta data terkait yang digunakan di banyak fasilitas kesehatan.
DICOM awalnya dikembangkan oleh National Electrical Manufacturers Association (NEMA) dan American College of Radiology (ACR). Ini adalah merek dagang terdaftar dari NEMA dan dikelola oleh Komite Standar DICOM, sebuah kolaborasi pengguna dari berbagai spesialisasi pencitraan medis yang tertarik pada standarisasi informasi pencitraan medis.
Untuk Apa DICOM Digunakan?
DICOM adalah standar internasional untuk berkomunikasi dan mengelola gambar medis serta data. Tujuannya adalah memastikan interoperabilitas sistem yang digunakan untuk menghasilkan, menyimpan, berbagi, menampilkan, mengirim, meminta, memproses, mengambil, dan mencetak gambar medis, serta mengelola alur kerja terkait.
Produsen peralatan pencitraan, seperti MRI, serta sistem informasi pencitraan, seperti PACS, sering kali mengikuti standar DICOM, menurut NEMA.
Standar ini berlaku untuk berbagai bidang kedokteran yang mengandalkan teknologi pencitraan medis, seperti radiologi, kardiologi, onkologi, kebidanan, dan kedokteran gigi.
Pencitraan medis umumnya merupakan proses non-invasif yang menciptakan representasi visual bagian dalam tubuh pasien, yang biasanya tersembunyi di bawah kulit, otot, dan organ di sekitarnya, untuk tujuan diagnosis. Dalam konteks ini, non-invasif berarti tidak ada alat yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien dalam sebagian besar kasus.
Gambar medis digunakan untuk analisis klinis, diagnosis, dan pengobatan sebagai bagian dari rencana perawatan pasien. Informasi yang dikumpulkan dapat digunakan untuk mengidentifikasi kelainan anatomi dan fisiologis, memantau perkembangan pengobatan, serta menyediakan basis data gambar pasien yang normal untuk referensi di kemudian hari.
Sistem informasi pencitraan yang mematuhi DICOM telah menghilangkan kebutuhan akan gambar berbasis film dan penyimpanan fisik. Saat ini, gambar medis dan data terkait dapat disimpan secara digital dengan aman, baik di lokasi maupun di cloud.
Mengapa DICOM Penting?
Dengan munculnya teknologi pencitraan canggih, seperti CT scan, dan meningkatnya penggunaan komputasi dalam pekerjaan klinis, ACR dan NEMA melihat perlunya metode standar untuk mentransfer gambar dan informasi terkait antara perangkat dari berbagai vendor, menurut International Organization for Standardization. Perangkat ini menghasilkan berbagai format gambar digital.
Pada tahun 1983, ACR dan NEMA membentuk komite bersama untuk mengembangkan standar dengan tujuan mempromosikan komunikasi informasi pencitraan digital, tanpa bergantung pada produsen perangkat, serta memfasilitasi pengembangan dan perluasan PACS.
Saat ini, DICOM digunakan di seluruh dunia untuk menyimpan, bertukar, dan mentransmisikan gambar medis, memungkinkan integrasi perangkat pencitraan medis dari berbagai produsen. Data pasien dan gambar terkait dipertukarkan dan disimpan dalam format standar. Tanpa pendekatan berbasis standar, akan sulit untuk berbagi data antara perangkat pencitraan yang berbeda karena harus menerjemahkan banyak format gambar.
Dengan DICOM, dokter lebih mudah mengakses gambar dan laporan, memungkinkan mereka membuat diagnosis dari mana saja. Hal ini pada akhirnya meningkatkan efisiensi perawatan pasien.
Tidak semua gambar medis menggunakan format DICOM, sehingga dikembangkan sistem berbagi dokumen lintas platform atau XDS. Ekstensi XDS-I khusus untuk pencitraan dan memungkinkan penyimpanan berbagai format gambar. Banyak vendor sistem pencitraan medis yang menawarkan fitur untuk menafsirkan format DICOM maupun non-DICOM.
Standar DICOM
Standar DICOM adalah dokumen yang terus berkembang mengenai standar manajemen pencitraan digital. DICOM menyediakan dokumen yang terdiri dari berbagai bagian yang merinci sejarah, ruang lingkup, tujuan, dan struktur standar ini. Informasi ini tersedia secara daring dalam berbagai format file dan diperbarui secara berkala.
Hingga saat ini, terdapat 21 bagian terpisah yang mencakup segala hal, mulai dari gambaran umum DICOM, definisi, struktur data dan pengkodean, penyimpanan media, format media, keamanan, serta aspek penting lainnya dari standarisasi dan protokol DICOM.