JAVA_HOME adalah sebuah variabel lingkungan (OS) yang dapat dikonfigurasi setelah menginstal Java Development Kit (JDK) atau Java Runtime Environment (JRE). Variabel lingkungan JAVA_HOME menunjuk ke lokasi dalam sistem file tempat JDK atau JRE diinstal. Variabel ini sebaiknya dikonfigurasi di semua sistem operasi yang memiliki instalasi Java, termasuk Windows, Ubuntu, Linux, Mac, dan Android.
Variabel lingkungan JAVA_HOME sebenarnya tidak digunakan oleh runtime Java yang terinstal secara lokal. Sebaliknya, program lain yang membutuhkan runtime Java akan memeriksa sistem operasi untuk mencari variabel JAVA_HOME guna menemukan lokasi runtime tersebut. Setelah lokasi instalasi JDK atau JRE ditemukan, program dapat memulai proses berbasis Java, menjalankan Java Virtual Machine, serta menggunakan utilitas command line seperti Java Archive dan Java compiler, yang keduanya terdapat di dalam direktori \bin
dari instalasi Java.
Cara Mengatur JAVA_HOME di Windows
Pengguna dapat mengatur JAVA_HOME di Windows melalui opsi administratif dalam jendela “Edit System Variables”. Melalui editor variabel lingkungan, pengguna dapat menambahkan variabel sistem baru bernama JAVA_HOME dan menetapkannya ke lokasi direktori instalasi JDK.
Cara Menemukan JAVA_HOME
Penting bagi pengguna untuk mengetahui nilai JAVA_HOME dan memastikan variabel tersebut dikonfigurasi dengan benar. Salah satu cara untuk menemukan JAVA_HOME adalah dengan membuka editor variabel lingkungan dan melihat nilai yang telah ditetapkan. Cara lain adalah dengan mengetikkan perintah berikut di command prompt:
echo %JAVA_HOME%
Program yang Membutuhkan JAVA_HOME Saat Startup
Setiap program yang ditulis dalam Java memerlukan lingkungan berbasis Java untuk berjalan. Beberapa program yang memerlukan variabel JAVA_HOME dikonfigurasi dengan benar meliputi:
- Eclipse, NetBeans, dan Android Studio
- Apache Tomcat dan WebSphere Portal
- JProfiler dan Java Mission Control
- Maven dan ANT
- Gradle dan Groovy
- Jenkins dan Hudson CI
- exe4j
Bahkan beberapa game seperti Minecraft, SimCity, dan beberapa versi Castlevania juga memerlukan konfigurasi JAVA_HOME.
Kesalahan Umum Terkait JAVA_HOME
Jika suatu program yang memerlukan runtime Java gagal menemukan variabel lingkungan JAVA_HOME saat startup, atau jika JAVA_HOME dikonfigurasi dengan salah, beberapa pesan kesalahan berikut mungkin muncul:
- Java telah terinstal, tetapi JAVA_HOME telah dikonfigurasi secara tidak benar
- JAVA_HOME diarahkan ke direktori yang tidak valid
- JAVA_HOME tidak dikonfigurasi dengan benar
- Variabel lingkungan JAVA_HOME belum disetel
- Perintah JAVA_HOME tidak ditemukan
- JAVA_HOME tidak ditemukan dalam lingkungan Anda
- JAVA_HOME tidak menunjuk ke JDK
Sebagian besar masalah ini dapat diatasi dengan memastikan bahwa variabel JAVA_HOME telah diatur dan ditetapkan ke nilai yang benar.
JAVA_HOME vs. JRE_HOME
Lingkungan runtime Java dapat diinstal dalam dua cara. Cara pertama adalah dengan mengunduh dan menginstal JRE, yang hanya menyediakan runtime Java tanpa alat tambahan lainnya. Cara kedua adalah dengan menginstal JDK, yang mencakup runtime Java beserta berbagai alat untuk pengembangan perangkat lunak. Beberapa program hanya membutuhkan JRE untuk berfungsi, sementara yang lain membutuhkan JDK lengkap. Program yang hanya memerlukan JRE sering kali mencari variabel JRE_HOME, yang menunjuk ke instalasi JRE, daripada JAVA_HOME, yang seharusnya menunjuk ke JDK.
JAVA_HOME vs Variabel PATH
Selain mengatur JAVA_HOME, sangat berguna untuk juga memperbarui variabel lingkungan PATH sistem operasi. Dengan PATH, direktori \bin
dari instalasi Java ditambahkan, yang memungkinkan semua utilitas Java dalam JDK atau JRE dapat diakses dari mana saja di command line. Oleh karena itu, jika suatu program tidak dapat menemukan variabel JAVA_HOME, ia mungkin masih dapat mengakses alat runtime Java melalui PATH.