Apa Itu Broadband?
Broadband adalah istilah dalam telekomunikasi yang merujuk pada penggunaan pita frekuensi yang lebar untuk mentransmisikan informasi. Karena pita frekuensi yang tersedia cukup luas, data dapat dikirimkan melalui berbagai frekuensi atau kanal secara bersamaan menggunakan teknik multiplexing. Ini mirip dengan jalan tol yang memiliki banyak jalur, memungkinkan lebih banyak kendaraan melintas dalam waktu bersamaan.
Teknologi seperti Digital Subscriber Line (DSL) dan televisi kabel adalah contoh layanan broadband yang bersifat downstream. Sejak Februari 2015, Komisi Komunikasi Federal AS (FCC) menetapkan standar kecepatan broadband dengan kecepatan transfer data minimal 25 Mbps untuk unduhan dan 3 Mbps untuk unggahan.
Broadband juga dikenal sebagai wideband. Sementara itu, baseband hanya memiliki satu kanal transmisi, dan narrowband memiliki kapasitas terbatas, cukup untuk mengirimkan suara.
Apa Fungsi Broadband?
Teknologi broadband memungkinkan transmisi data dengan kecepatan tinggi melalui jaringan komunikasi berkapasitas besar. Biasanya digunakan untuk menyediakan koneksi internet cepat melalui penyedia layanan internet (ISP). ISP dapat menawarkan koneksi broadband baik secara kabel maupun nirkabel, tetapi koneksi berkabel lebih umum digunakan untuk akses internet berkecepatan tinggi.
Jenis layanan broadband dapat menggunakan berbagai teknologi, seperti:
- Kabel tembaga twisted pair.
- Ethernet melalui serat optik.
- Kabel koaksial.
- DSL dari penyedia telepon lokal.
- Teknologi komunikasi seluler 4G atau 5G.
- Koneksi satelit melalui stasiun bumi tetap.
Perbandingan Broadband dan Baseband
Broadband memungkinkan transmisi data dalam beberapa pita frekuensi sekaligus, sedangkan baseband hanya menggunakan satu pita dasar untuk komunikasi. Kedua teknologi ini mendukung transmisi data secara bersamaan, tetapi memerlukan perangkat khusus di setiap ujung jaringan untuk menangani metode sinyal yang berbeda.
Perbedaan Broadband dan Wi-Fi
Wi-Fi adalah metode pengiriman koneksi internet secara nirkabel. IEEE mengembangkan berbagai standar Wi-Fi berdasarkan spesifikasi 802.11, yang mengatur parameter transmisi data nirkabel, perangkat, dan access point yang menghubungkan ke sumber internet.
Dalam rumah atau bisnis kecil, router nirkabel mengirim dan menerima sinyal dari perangkat seperti laptop, tablet, atau ponsel pintar. Router ini bisa terhubung secara fisik ke jaringan lain yang tersambung ke ISP atau langsung ke penyedia layanan seluler.
Jika terjadi gangguan, penting untuk mengetahui lokasi masalahnya. Pada Wi-Fi, gangguan bisa berasal dari luar jaringan lokal, sementara pada broadband, gangguan bisa terjadi di berbagai titik antara perangkat dan jaringan internet.
Koneksi broadband secara fisik lebih aman dibandingkan koneksi Wi-Fi, yang bisa lebih rentan terhadap serangan. Namun, keamanan jaringan tetap harus diperhatikan.
Kelebihan dan Keterbatasan Broadband
Broadband menawarkan kecepatan tinggi dan koneksi yang lebih andal dibandingkan baseband. Koneksi ini selalu aktif dan mendukung berbagai jenis sambungan, baik fisik maupun nirkabel.
Namun, gangguan dari ISP dapat menghentikan koneksi. Biaya broadband juga bisa lebih mahal dibandingkan baseband, tergantung pada konfigurasi layanan dan penyedia. Seperti semua jenis koneksi, keamanan menjadi faktor penting yang harus diperhatikan.