filter (Komputasi)

Apa Itu Filter dalam Komputasi?

Istilah filter dalam dunia komputasi bisa memiliki berbagai makna, tergantung pada teknologi atau disiplin teknis yang dibahas. Ada empat penerapan utama filter dalam komputasi enterprise:

  1. aplikasi dan program komputer
  2. keamanan siber
  3. telekomunikasi
  4. aplikasi multimedia

Bagaimana Filter Digunakan dalam Aplikasi dan Program Komputer?

Dalam aplikasi komputer, filter adalah program atau bagian dari kode yang dirancang untuk memeriksa setiap permintaan input atau output berdasarkan kriteria tertentu, lalu memproses atau meneruskannya. Filter adalah kode passthrough yang menerima data masukan, mengambil keputusan tertentu terkait data tersebut, mungkin mengubahnya, lalu meneruskannya ke program lain dalam semacam alur pemrosesan (pipeline). Biasanya, filter tidak melakukan operasi input/output secara mandiri. Filter kadang digunakan untuk menghapus atau menyisipkan header atau karakter kontrol dalam data.

Filter sering digunakan dalam aplikasi berbasis web untuk mempersempit daftar pilihan pengguna agar lebih terkelola dan mudah digunakan. Misalnya, filter dapat menggunakan machine learning atau kecerdasan buatan untuk menyaring pilihan guna menyederhanakan tugas atau menghilangkan opsi yang tidak relevan. Contohnya, saat mencari mobil bekas di situs web, pengguna dapat mempersempit opsi berdasarkan merek, model, tahun, dan harga.

Di sisi backend, filter aplikasi terhubung ke database yang mencantumkan semua mobil bekas yang tersedia, beserta berbagai atributnya yang digunakan untuk mempersempit pilihan pengguna. Ketika filter dijalankan, aplikasi akan melakukan pemanggilan data untuk menampilkan hanya kendaraan yang memenuhi kriteria yang dipilih.

Bagaimana Filter Digunakan dalam Keamanan IT?

Filter sering digunakan dalam alat dan praktik keamanan siber. Berikut beberapa contoh filter yang berfokus pada keamanan:

  • firewall jaringan
  • firewall aplikasi web
  • antivirus dan alat pencegahan malware
  • konten filter
  • sistem pencegahan intrusi
  • daftar kontrol akses

Dari perspektif keamanan, filter sebagian besar dikendalikan oleh administrator keamanan IT dan vendor alat keamanan. Tujuannya adalah untuk mencegah akses ke aset digital, sumber daya, atau lokasi tertentu yang dapat menjadi ancaman siber potensial. Filter diterapkan untuk melindungi perangkat keras, perangkat lunak, dan data pengguna dari peretasan, pencurian, manipulasi, atau penghancuran.

Bagaimana Filter Digunakan dalam Telekomunikasi?

Dalam telekomunikasi, filterā€”seperti yang digunakan untuk saluran digital subscriber line (DSL)ā€”adalah perangkat keras yang ditempatkan di antara jaringan layanan telepon konvensional dan modem DSL pelanggan. Filter ini secara selektif memilah sinyal dan hanya meneruskan rentang sinyal yang diinginkan, sambil menekan sinyal lainnya. Filter semacam ini digunakan untuk meredam gangguan atau memisahkan sinyal ke dalam kanal bandwidth.

Memasang filter sebelum modem dapat mencegah interferensi yang bisa mengganggu kinerja koneksi data. Jika tidak dilakukan, dapat menyebabkan masalah dalam pengiriman data. Selain itu, filter DSL juga digunakan untuk membagi sinyal ke dalam kanal bandwidth guna meningkatkan kualitas layanan.

Bagaimana Filter Digunakan dalam Alat Pengeditan Multimedia?

Dalam aplikasi multimedia, filter adalah efek khusus yang dapat diterapkan ke gambar atau bagian dari klip video atau trek audio. Banyak aplikasi pengeditan foto, video, dan media sosial di smartphone yang menggunakan filter semacam ini. Filter pengeditan video dan foto digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk:

  • mengurangi atau menghilangkan ketidaksempurnaan;
  • meningkatkan warna, kecerahan, atau kontras;
  • menyeimbangkan pencahayaan keseluruhan; dan
  • memanipulasi gambar dan video dengan berbagai overlay.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *