Apa itu IP Telephony?
IP telephony (Internet Protocol telephony) adalah istilah umum untuk teknologi, produk, dan layanan yang menggunakan koneksi packet-switched dari Internet Protocol untuk mendukung panggilan suara, voicemail, panggilan video, konferensi video, faks, dan pesan instan (IM).
Secara tradisional, komunikasi ini dilakukan melalui koneksi circuit-switched khusus pada jaringan telepon umum (PSTN). Dengan menggunakan internet, panggilan dikirim sebagai paket data melalui jalur bersama, menghindari biaya panggilan PSTN.
IP telephony bekerja dengan mengubah panggilan suara, faks, dan informasi lainnya menjadi sinyal digital. Sinyal digital ini dikirim melalui jaringan IP, seperti internet, sebagai paket data menggunakan koneksi packet-switched IP. Fitur suara dalam teknologi IP, seperti panggilan suara dan voicemail, disebut sebagai voice over IP (VoIP).
IP telephony diperkenalkan pada tahun 1991 dengan aplikasi VoIP pertama, Speak Freely. Tahun berikutnya, InSoft merilis Communique untuk konferensi video desktop. Pada tahun 1995, Intel, Microsoft, dan Radvision mulai menstandarkan sistem VoIP.
Selain panggilan suara, IP telephony juga mencakup fitur lainnya, seperti:
- Panggilan video
- Konferensi video
- Pesan instan (IM)
- Pesan teks
- Faks
Perbedaan IP Telephony vs. VoIP
Istilah IP telephony sering digunakan secara bergantian dengan VoIP. Keduanya memiliki banyak kesamaan, dan tidak salah jika menggunakannya secara sinonim, karena keduanya menggunakan jaringan area lokal untuk terhubung ke internet melalui router. Namun, secara lebih spesifik:
- VoIP lebih spesifik dan merujuk pada teknologi standar yang menyediakan fitur berbasis suara, seperti panggilan dan voicemail, melalui jaringan berbasis IP.
- IP telephony adalah istilah yang lebih umum dan mencakup semua teknologi, fitur, dan produk yang lebih luas, termasuk fitur suara dan fitur non-suara seperti pesan instan (IM).
Manfaat IP Telephony untuk Bisnis
Layanan IP telephony menawarkan berbagai manfaat bagi organisasi, termasuk:
- Tidak perlu mengelola dua jaringan. Sebelum IP telephony, bisnis harus mengelola jaringan terpisah untuk internet dan telepon.
- Biaya lebih rendah. IP telephony lebih hemat biaya dibandingkan layanan telepon kabel dalam skala yang sama. Panggilan jarak jauh dan internasional juga lebih murah.
- Infrastruktur lebih efisien. Sistem telepon IP dapat diintegrasikan dengan infrastruktur yang ada, memungkinkan komunikasi melalui aplikasi bisnis, seperti mengirim dan menerima faks melalui email.
- Skalabilitas. Menambahkan jalur telepon IP baru dapat dilakukan dengan mudah melalui antarmuka online, jauh lebih sederhana dibandingkan menambah jalur telepon kabel.
- Mobilitas. Telepon IP dapat diakses dari luar kantor melalui komputer atau perangkat seluler.
Untuk informasi lebih mendalam tentang teknologi VoIP, baca definisinya di sini.
Tantangan dalam IP Telephony
Meskipun memiliki banyak keuntungan, IP telephony juga memiliki beberapa tantangan:
- Masalah dengan panggilan darurat 911. Meskipun FCC mewajibkan layanan VoIP untuk menyediakan 911 sebagai fitur standar, pengguna harus mendaftarkan alamat fisik mereka ke penyedia layanan. Jika tidak, panggilan darurat mungkin tidak memberikan informasi lokasi dan nomor telepon yang benar.
- Latensi server. Layanan ini memerlukan koneksi internet berkecepatan tinggi. Gangguan pada koneksi internet dapat menyebabkan latensi server.
- Kebutuhan daya. Sistem telepon IP yang terhubung ke sumber listrik kantor tidak akan berfungsi saat terjadi pemadaman listrik.
Siapa yang Mengelola IP Telephony?
IP telephony dikelola oleh penyedia layanan VoIP dan komunikasi terpadu (UC). Beberapa vendor terkenal yang menyediakan layanan IP telephony meliputi:
- Avaya
- Microsoft
- RingCentral
- Skype
- Zoom