Apa itu Microsoft Assessment and Planning (MAP) Toolkit?

Microsoft Assessment and Planning (MAP) Toolkit adalah utilitas gratis yang dapat digunakan oleh tim IT untuk menentukan apakah infrastruktur mereka siap untuk migrasi ke sistem operasi baru, versi server terbaru, atau penerapan berbasis cloud.

Seorang profesional IT dapat menjalankan MAP Toolkit di perangkat mereka untuk melakukan inventarisasi perangkat, perangkat lunak, pengguna, dan infrastruktur yang terkait dengan jaringan yang mereka gunakan. Saat ini, Microsoft merekomendasikan pelanggan untuk menggunakan Azure Migrate daripada MAP Toolkit.

Microsoft Assessment and Planning Toolkit terdiri dari empat komponen utama sebagai berikut:

  • MAPSetup.exe berisi MAP serta file yang dibutuhkan administrator IT untuk mengatur SQL Server Database Engine lokal.
  • readme_en.htm menjelaskan persyaratan yang diperlukan untuk menjalankan MAP Toolkit serta masalah yang diketahui.
  • MAP_Sample_Documents.zip menyediakan contoh laporan dan proposal yang dihasilkan oleh MAP Toolkit.
  • MAP_Training_Kit.zip menjelaskan cara menggunakan MAP Toolkit serta menyediakan contoh basis data informasi yang dapat diberikan oleh MAP Toolkit.

Apa kegunaan Microsoft Assessment and Planning Toolkit?

MAP Toolkit tidak memerlukan agen. Ia secara otomatis menginventarisasi perangkat, perangkat lunak, pengguna, dan infrastruktur dalam sistem Windows atau Windows Server dan menghasilkan laporan kesiapan serta proposal bagi eksekutif dengan informasi perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan. Data ini dapat mencakup jumlah perangkat, berapa banyak yang menjalankan Windows, jumlah pengguna, dan lainnya. Laporan kesiapan juga dapat mencakup informasi tentang aplikasi yang digunakan oleh pengguna dan kompatibilitasnya dengan sistem operasi desktop atau server yang direncanakan untuk migrasi.

Misalnya, laporan Penilaian Windows 10 menunjukkan apakah perangkat keras dalam jaringan siap untuk sistem operasi terbaru dari Microsoft. Laporan Penilaian Migrasi Internet Explorer mencantumkan versi browser Internet Explorer yang berjalan dalam jaringan serta add-ons dan ActiveX yang ada.

MAP Toolkit juga dapat memberikan informasi tentang pemanfaatan server untuk membantu tim IT mengidentifikasi lokasi server serta menentukan server yang layak digunakan untuk menjalankan desktop virtual. Selain itu, MAP Toolkit memberikan rekomendasi tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam rencana migrasi.

Fitur MAP Toolkit

Microsoft Assessment and Planning Toolkit terdiri dari empat komponen utama. Pertama adalah paket instalasi — MAPSetup.exe — yang berisi MAP serta SQL LocalDB, yaitu basis data lokal dengan file yang dibutuhkan untuk mengatur SQL Server Database Engine.

File readme_en.htm menjelaskan persyaratan yang dibutuhkan untuk menjalankan MAP Toolkit serta masalah yang diketahui. MAP_Sample_Documents.zip menyediakan contoh laporan dan proposal yang dibuat oleh MAP Toolkit. MAP_Training_Kit.zip memberikan panduan penggunaan MAP Toolkit serta contoh basis data informasi yang dapat dihasilkan oleh alat ini.

MAP Toolkit
Fitur aksesibilitas MAP Toolkit

Persyaratan Microsoft Assessment and Planning Toolkit

Perangkat yang menjalankan MAP Toolkit harus memenuhi persyaratan perangkat keras dan perangkat lunak tertentu. Perangkat harus memiliki prosesor minimal dual-core 1.5 GHz, RAM 2 GB, ruang penyimpanan 1 GB, dan kartu jaringan. Selain itu, adaptor grafis perangkat harus mendukung resolusi minimal 1024×768.

Dari sisi perangkat lunak, perangkat harus memiliki semua pembaruan Windows terbaru serta .NET Framework 4.5. MAP Toolkit dapat berjalan pada Windows 7 dengan Service Pack 1, Windows 8, Windows 8.1, atau Windows 10.

Untuk Windows 7, perangkat harus menjalankan edisi Professional, Enterprise, atau Ultimate. Untuk Windows 8, 8.1, dan Windows 10, perangkat harus menjalankan edisi Professional atau Enterprise. Server yang menjalankan deployment harus menggunakan Windows Server 2008 R2 dengan Service Pack 1, Windows Server 2012, Windows Server 2012 R2, Windows Server 2016, atau Windows Server 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *