Narrow AI, juga dikenal sebagai weak AI, adalah penerapan kecerdasan buatan untuk menciptakan sistem canggih yang dapat meniru—bahkan mungkin melebihi—kecerdasan manusia dalam tugas tertentu.
Narrow AI sering dibandingkan dengan kecerdasan buatan umum (AGI), yang kadang disebut AI kuat, yaitu sistem AI teoretis yang bisa diterapkan untuk tugas atau masalah apa pun.
Contoh Narrow AI
Semua sistem AI modern termasuk dalam kategori Narrow AI. Beberapa contohnya:
- Sistem pengenalan wajah dan gambar. Sistem ini, seperti yang digunakan oleh Facebook dan Google untuk mengenali wajah di foto secara otomatis, adalah bentuk AI lemah.
- Chatbot dan asisten percakapan. Ini termasuk asisten virtual populer seperti Google Assistant, Siri, dan Alexa, serta chatbot layanan pelanggan yang membantu pengguna dalam proses pengembalian barang di toko.
- Kendaraan tanpa pengemudi. Mobil otonom atau semi-otonom, seperti beberapa model Tesla, serta drone, kapal, dan robot pabrik yang bekerja secara otomatis.
- Model perawatan prediktif. Menggunakan data dari sensor pada mesin untuk memprediksi kapan suatu komponen akan rusak dan memberi peringatan sebelumnya.
- Mesin rekomendasi. Sistem yang memprediksi konten yang mungkin disukai atau dicari pengguna berikutnya, seperti yang digunakan oleh Netflix atau Spotify.
Kelebihan dan Kekurangan Narrow AI
Kelebihan. Narrow AI sangat bagus dalam menyelesaikan tugas spesifik, sering kali lebih baik daripada manusia. Contohnya, AI yang dirancang untuk mendeteksi kanker dari gambar sinar-X atau ultrasonografi bisa lebih cepat dan akurat daripada seorang radiolog.
Begitu juga dengan platform perawatan prediktif yang bisa menganalisis data sensor secara real-time, sesuatu yang hampir mustahil dilakukan oleh manusia.
Kekurangan. Narrow AI hanya bisa melakukan apa yang sudah diprogramkan dan hanya dapat mengambil keputusan berdasarkan data latihannya. Misalnya, chatbot layanan pelanggan bisa menjawab pertanyaan tentang jam operasional atau kebijakan pengembalian barang, tetapi jika ditanya mengapa satu produk lebih baik dari yang lain, kemungkinan besar bot akan kebingungan kecuali sudah diprogram secara khusus untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Selain itu, sistem AI rentan terhadap bias. Model AI sering dilatih dengan jumlah data yang sangat besar, lebih banyak dari yang bisa dianalisis manusia. Jika data ini mengandung bias atau informasi yang salah, model AI dapat menyerap dan menganggapnya sebagai fakta.
Akibatnya, prediksi yang dihasilkan bisa keliru, tetapi pengguna tidak akan menyadarinya karena mereka tidak tahu bahwa model tersebut dilatih dengan data yang bias.
Narrow AI vs. AI Umum, AI Lemah vs. AI Kuat
AGI adalah sistem dengan pengetahuan dan kemampuan kognitif luas yang membuatnya tak bisa dibedakan dari manusia, meskipun kecepatannya dalam memproses data jauh lebih tinggi. Namun, sistem seperti ini belum pernah dibuat, dan para ahli masih berdebat apakah mungkin untuk menciptakannya.
Beberapa ahli berpendapat bahwa AGI harus memiliki kualitas manusia seperti kesadaran, emosi, dan pemikiran kritis.
Sementara itu, sistem Narrow AI atau AI lemah tidak memiliki kualitas tersebut, meskipun bisa lebih unggul dari manusia dalam tugas tertentu. Narrow AI tidak dirancang untuk meniru kecerdasan manusia sepenuhnya, melainkan untuk mengotomatisasi tugas tertentu dengan bantuan machine learning, deep learning, dan pemrosesan bahasa alami (NLP).