Prosesor (CPU) adalah sirkuit logika yang merespons dan memproses instruksi dasar yang menggerakkan komputer. CPU dianggap sebagai sirkuit terpadu (IC) chip utama dan paling krusial dalam sebuah komputer karena bertanggung jawab untuk menafsirkan sebagian besar perintah komputer. CPU melakukan operasi aritmetika, logika, dan I/O dasar serta mengalokasikan perintah ke chip dan komponen lain dalam komputer.
Istilah prosesor digunakan secara bergantian dengan unit pemrosesan pusat (CPU), meskipun secara teknis CPU bukan satu-satunya prosesor dalam komputer. GPU (unit pemrosesan grafis) adalah contoh yang paling terkenal, tetapi hard drive dan perangkat lain dalam komputer juga melakukan pemrosesan secara independen. Namun demikian, istilah prosesor umumnya dipahami sebagai CPU.
Prosesor dapat ditemukan di PC, smartphone, tablet, dan komputer lainnya. Dua pesaing utama di pasar prosesor adalah Intel dan AMD.
Elemen Dasar Prosesor
Elemen dasar dari sebuah prosesor meliputi:
- Unit logika aritmetika (ALU), yang melakukan operasi aritmetika dan logika pada operand dalam instruksi.
- Unit titik mengambang (FPU), juga dikenal sebagai koprosesor matematika, yang memproses angka lebih cepat dibandingkan sirkuit mikroprosesor dasar.
- Register, yang menyimpan instruksi dan data lainnya. Register menyediakan operand ke ALU dan menyimpan hasil operasi.
- L1 dan L2cache memory, yang menyimpan data untuk mempercepat akses dibandingkan dengan mengambil data dari memori akses acak (RAM).
Operasi CPU
Empat fungsi utama prosesor adalah fetch, decode, execute, dan write back.
- Fetch – menerima instruksi dari memori program dalam RAM sistem.
- Decode – menerjemahkan instruksi untuk menentukan bagian CPU yang diperlukan untuk melanjutkan operasi.
- Execute – menjalankan operasi dengan mengaktifkan bagian CPU yang diperlukan.
Komponen dan Cara Kerja CPU
Komponen utama CPU meliputi ALU, register, dan unit kontrol. Unit kontrol bertanggung jawab atas pengambilan dan eksekusi instruksi.
Prosesor dalam komputer pribadi atau perangkat tertanam sering disebut mikroprosesor. Istilah ini berarti elemen prosesor terkandung dalam satu chip IC. Beberapa komputer menggunakan prosesor multi-core, yaitu chip yang memiliki lebih dari satu CPU. CPU biasanya berbentuk chip kecil dengan pin yang menghadap ke bawah di motherboard dan dapat dilengkapi dengan heat sink serta kipas untuk menghilangkan panas.
Jenis Prosesor
Saat ini, sebagian besar prosesor adalah multi-core, yang berarti IC berisi dua atau lebih prosesor untuk meningkatkan kinerja, mengurangi konsumsi daya, dan meningkatkan efisiensi pemrosesan tugas secara simultan (lihat: pemrosesan paralel).
Komputer biasanya memiliki dua hingga empat inti, tetapi jumlah ini dapat meningkat hingga 12 inti. Jika CPU hanya dapat memproses satu set instruksi dalam satu waktu, maka disebut prosesor single-core. Jika CPU dapat memproses dua set instruksi sekaligus, disebut prosesor dual-core, sementara empat set disebut prosesor quad-core. Semakin banyak inti, semakin banyak instruksi yang dapat diproses secara bersamaan.
Beberapa prosesor menggunakan multi-threading, yang memvirtualisasikan inti prosesor. Inti virtual ini disebut vCPU dan meskipun tidak sekuat inti fisik, mereka dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja dalam mesin virtual (VMs). Namun, penambahan vCPU yang tidak perlu dapat mengurangi efisiensi, sehingga sebaiknya ada sekitar empat hingga enam vCPU per inti fisik.